APA ITU OLAHRAGA PADEL

 




Siapa sih yang nggak tahu tentang olahraga padel yang lagi hits belakangan ini. Padel adalah olahraga raket yang mengombinasikan olahraga tenis dan squash. 


Meskipun sekilas memang mirip, namun padel dimainkan di lapangan yang ukurannya lebih kecil dan dikelilingi laporan dinding kaca ataupun kawat. Bentuk raket padel juga berbeda, yaitu lebih kecil dan tanpa senar. 


Bukan cuma butuh tenaga aja, olahraga padel juga perlu strategi dan kerja sama tim yang baik. Jumlah pemain padel biasanya berpasangan (2 vs 2), cocok banget untuk kamu yang suka olahraga bareng teman hingga rekan kerja. 


Sejarah Singkat Padel

Kalau kilas balik soal sejarah padel, awalnya olahraga ini secara tak sengaja hadir di Meksiko tahun 1969 dari seorang pria bernama Enrique Concuera yang punya keinginan untuk membuat lapangan tenis di rumahnya. 


Tapi karena keterbatasan lahan, ia akhirnya membuat lapangan versi mini yang di sekelilingnya dibatasi oleh tembok 3 meter agar bola tidak keluar. Nah, dari inovasi ini terciptalah permainan “Paddle Corcuera” yang sekarang kita kenal dengan olahraga padel.  


Enrique mulai memperkenalkan padel ke teman-temannya, salah satunya Alfonso of Hohenlohe-Langenburg dari Spanyol. Alfonso yang terpikat dengan permainan padel juga mengenalkan olahraga ini ke negara asalnya. Hingga tahun 1974, Alfonso membangun lapangan padel pertama di klik tenis ekslusif yang berlokasi di Marbella.


Walau terinspirasi dari Enrique, tapi Alfonso memodifikasi dan membuat aturan sehingga struktur permainan jadi lebih menantang. Olahraga ini makin berkembang pesat pada 12 Juli 1991, lewat naungan Federation International de Padel (FIP) yang resmi dibentuk di Madrid, Spanyol. 


Sekarang, olahraga padel makin digemari banyak orang, bukan cuma atlit namun juga kalangan anak muda hingga dewasa. Bahkan, padel bisa dibilang sebagai olahraga dengan pertumbuhan tercepat di dunia!


Manfaat Olahraga Padel 

Bukan cuma untuk seru-seruan aja, olahraga padel pastinya juga punya manfaat bagi tubuh dan pikiran, berikut beberapa diantaranya:


1. Meningkatkan Kebugaran Tubuh

Padel itu permainan dinamis yang mengombinasikan banyak gerakan seperti, lari, lompat, memukul, dan balik arah. Sehingga pastinya akan bikin tubuh kamu bergerak aktif. Nah, lewat gerakannya ini tubuh terasa jadi lebih bertenaga dan bugar saat beraktivitas sehari-hari. 


2. Bantu Turunkan Berat Badan 

Karena termasuk olahraga kardio, padel sangat efektif untuk membakar kalori dan lemak tubuh. Pastinya juga bisa mempercepat metabolisme tubuh kamu. Bahkan dari satu sesi bermain padel, kamu bisa membakar ratusan kalori di tubuh. Efektif untuk kamu yang lagi diet!


3. Meningkatkan Keseimbangan Lewat Gerakannya

Gerakan padel yang berpindah posisi dengan cepat akan mengharuskan kamu untuk tetap seimbang. Tentu ini bisa melatih kemampuan koordinasi motorik halus, serta keseimbangan tubuh mu. Kamu juga bisa sekaligus melatih refleks antara koordinasi mata dan tangan.


4. Mencegah Tubuh Jadi Gampang Sakit

Olahraga apapun pasti membuat pola hidup lebih sehat, termasuk padel. Keaktifan tubuh dapat memperlancar aliran darah dan mengoptimalkan sel-sel imun. Jadi, kalau kamu rutin bermain padel, tentu kekebalan tubuh makin kuat dan tak mudah terserang penyakit.


5. Meredakan Stres dan Meningkatkan Suasana Hati

Selain manfaat fisik, padel juga berkontribusi untuk kesehatan mental kamu. Ketika bermain, tubuhmu akan melepaskan hormon endofin atau zat kimia alami yang membantu meredakan stres. Apalagi jika kamu bermain dengan teman atau keluarga untuk melepas hari-hari yang padat.

 


Aturan Umum Bermain Padel

Dalam olahraga pasti ada aturan bermain yang bikin kamu makin kompetitif. Berikut beberapa aturan yang bisa kamu ikuti saat olahraga padel: 


Jumlah Pemain: Berpasangan atau ganda 2 vs 2 (satu tim isinya 2 orang).

Ukuran Lapangan: Lapangan padel standarnya berukuran panjang 20 meter dan lebar 10 meter. 

Sistem Skor: 15, 30, 40 untuk setiap perolehan poinnya. Skor yang mencapai 40-40, disebut deuce dan salah satu tim harus memenangkan dua poin berturut untuk menjadi juara permainan. 

Set Permainan: Biasanya pertandingan terdiri dari 3 set (best of three).

Peralatan Padel: 

1) Raket padel, yang bentuknya bulat, lebih kecil dari raket tenis, permukaannya berlubang, dan tanpa senar. 

2) Bola padel, yang mirip bola tenis, tapi lebih ringan, dan tekanan udaranya lebih rendah. 

3) Sepatu khusus padel. 



Kalau kamu pemula yang baru tertarik untuk bermain padel, berikut beberapa tips yang bisa kamu praktikkan: 


Awali dengan Latihan Driving Lange

Bagi pemula, kamu bisa membiasakan dengan latihan driving lange terlebih dahulu, yaitu latihan dasar atau latihan lapangan. Latihan ini akan melatih kamu supaya lebih paham cara mengayun raket, mengontrol bola, dan membaca arah pantulan dari dinding. 


Pelajari Teknik Servis yang Benar 

Teknik servis itu penting banget dalam permainan padel. Pelajari teknik servis yang benar, seperti melempar bola ke bawah pinggang dan memukulnya setelah pantulan pertama. Nggak perlu buru-buru, kuncinya yaitu konsisten dan kontrol diri. Kalau kamu rutin latihan teknik servis, tentu kamu jadi makin jago!


Latihan Teknik Footwork yang Aktif

Selanjutnya kamu juga perlu latihan footwork yang aktif untuk menunjang gerakan yang lebih gesit saat bermain padel. Saat gerakan kaki lebih lincah, ini akan bantu tubuh kamu untuk lebih seimbang dan siap untuk merespons arah bola. 


Rajin Latihan Refleks dan Koordinasi

Refleks kecepatan dan koordinasi antara mata dan tangan jadi aspek penting dalam bermain padel. Kamu bisa latih kedua aspek ini dengan latihan menangkap bola yang dilempar acak, bermain reaction ball, atau latihan wall rally yang dipantulkan cepat. 


Kenali Peralatan Padel
 

Selain tips teknis dan latihan fisik, mengenal peralatan padel juga nggak kalah penting terutama bagi pemula. Kamu harus tau peralatan apa aja yang dipakai ketika bermain padel, seperti raket padel, bola padel, dan sepatu khusus padel. 







 

Comments